Posts

Showing posts with the label book

Catatan Seorang Demonstran

Image
"Yang bener! Lo punya buku Soe Hok Gie? Wah, kenapa gak bilang dari dulu? Pinjem dong!" Itulah kata-kata yang diucapkan temanku saat tahu bahwa aku punya buku tulisan Soe Hok Gie. Bahkan di sebuah blog, aku pernah membaca kalau buku ini benar-benar berharga . Aku jadi bertanya-tanya, sebegitu hebatnyakah buku ini?

35 Tahun menjadi Tukang Potong Dodol

Saat ini aku sedang membaca buku Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran (review menyusul). Aku iseng-iseng membaca bagian pendahuluannya (sebenarnya malas sih, panjangnya 70-an halaman). Ternyata ada banyak hal menarik di sana. Salah satunya adalah perbandingan antara Soe Hok Gie dengan Ahmad Wahib, seorang pemuda lain yang catatan hariannya juga menjadi buku. Aku tidak akan membahas panjang lebar tentangnya, tapi ada satu bagian yang aku suka sekali dan ingin kukutip: "Aku tidak mengerti keadaan di Indonesia ini. Ada orang yang sudah sepuluh tahun jadi tukang becak. Tidak meningkat-ningkat. Seorang tukang cukur bercerita bahwa dia sudah 20 tahun bekerja sebagai tukang cukur. Penghasilannya hampir tetap saja. Bagaimana ini? . . . Mengapa ada orang Indonesia yang sampai puluhan tahun menjadi pekerja kasar yang itu-itu juga. Pengetahuan mereka juga tidak meningkat. Apa bedanya mencukur 3 tahun dengan mencukur 20 tahun? Apa bedanya menggenjot becak setahun dengan sepuluh tahun?...

The Alchemist

Image
Aku tidak menyangka blog ini akan berisi banyak review buku. Kali ini aku akan mereview novel terjemahan yang mungkin sudah pernah kalian dengar, The Alchemist  karya Paulo Coelho. Buku ini bukan milikku, aku meminjamnya dari temanku Aldo. Agak mengejutkan, ternyata dia suka membaca buku. Dan dia juga merupakan penggemar Paulo Coelho. Dia punya 3 buku dari Paulo Coelho, 2 yang lain adalah  By the River Piedra I Sat Down and Wept  dan Manuscript Found in Accra . Sepertinya  The Alchemist  adalah yang paling terkenal dari semuanya.

Harimau! Harimau!

Image
Setelah sebelumnya aku membuat review buku SUPERNOVA (Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh) , kali ini aku mereview buku Harimau! Harimau!.  Sebenarnya buku ini sudah cukup tua, pertama kali terbit tahun 1975. Awalnya aku agak ragu membaca buku tua seperti itu. Tapi, banyak yang bilang kalau buku ini sangat bagus. Ada juga yang bilang kalau ini masterpiece dari Mochtar Lubis (aku sebenarnya belum tahu siapa dia). Karena kebetulan di rumah ada buku ini, aku iseng saja membacanya. Dan aku tidak menyesal sama sekali.

SUPERNOVA: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh

Image
Ayahku punya banyak buku di rumah. Jumlahnya mungkin sekitar dua ratus buku. Semua itu tertata rapi dalam lemari-lemari buku yang terbuat dari kayu. Dulu aku pernah coba-coba membaca beberapa buku di sana. Tapi, tentu saja, aku tidak paham. Bagaimana tidak, hampir semua buku milik ayahku adalah buku-buku berat: Buku-buku tentang Nietzsche, Karl Marx, Plato; Emotional Intelligence, Spiritual Quotient; berbagai buku tentang politik, budaya, dan agama; dan masih banyak lagi. Di antara semua buku itu, terselip beberapa buku yang bisa dimasukkan kategori fiksi. Dan SUPERNOVA adalah salah satunya.